Senin, 09 Desember 2013

Indonesia Harus Bangun Karakter bangsa


SAN FRANSISKO, KALIFORNIA - Indonesia harus memberikan perhatian pada pembangunan karakter bangsa untuk menjadi satu negara yang kuat berdasarkan Pancasila. "Kenyataan dalam sejarah modern Indonesia, penguasa mengisi kemerdekaan dengan penekanan pada pembangunan politik dan ekonomi dan tidak pada pembangunan karakter bangsa," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Dr Musa Asy'arie seusai memberikan kuliah umum dialog antariman di San Fransisco, Kalifornia, pada Senin (25/11) waktu setempat atau Selasa (26/11) waktu Indonesia barat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat PhD membuka kuliah umum yang bertema "Interfaith Dialogue in a Plural Society: the View from Indonesia", pada Senin (25/11) waktu setempat atau Selasa (WIB).
Kuliah umum dialog antariman yang diselenggarakan Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri itu bekerja sama dengan Pusat Kajian Asia Tenggara (CSEAS) University of California, Berkeley, menghadirkan pembicara lainnya dari Indonesia yakni pakar dari Sekolah Tinggi Teologi Jakarta Pendeta Joas Adiprasetya, Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof DR Jamhari Makruf dan pakar dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Prof DR Antonius Eddy Kristiyanto.
Prof Musa mengatakan lebih jauh bahwa Pemerintah mestinya belajar dari pengalaman-pengalaman yang dibuat semasa pemerintahan-pemerintahan lalu dan reformasi harus melahirkan visi baru dengan pembangunan karakter sebagai penekanan.
Kalau tak diselesaikan, dia mengatakan Indonesia akan mengalami krisis karakter dan menjadi lemah di tengah-tengah era globalisasi.

Kamis, 05 Desember 2013

Ketika misi hidup di temukan, manusia akan bahagia. misi hidup q adalah beribadah kepada Allah S.W.T. dan bermanfaat bagi sesama manusia. Menjadi hamba sekaligus khalifah di bumi.

Kerlingan Mata Mu

Kerlingan mata mu,
penuh dengan atmosfer kehidupan
membuat jiwa ini
tentram di dalamnya

kerlingan mata mu,
bagai baju baja
membuat jiwa ini
terlindungi karenanya

kerlingan mata mu,
sarat akan kelembutan kasih sayang
membuat jiwa ini
damai olehnya