Sejatinya....
Di tengah sejuknya angin malam, bersama rintik hujan menemani
Rinduku pada mu tak terbendung,
sedang apakah gerangan kau di sana?
Lima tahun berlalu. detik, menit,
jam, hari, minggu, bulan, tahun
Tanpamu........
Walau
mata ini tak pernah melihat senyum mu
Walau
hidung ini tak pernah mencium harumnya minyak parfum mu
Walau
lisan ini tak pernah mengomeli mu
Walau
telinga ini tak pernah mendengar gelak tawa mu
Walau
tangan ini tak pernah menggegam mu
Walau
kaki ini tak pernah berjalan mengiringi mu
Do’a ku selalu ada di setiap
hembusan nafasmu
Harapan ku selalu datang bersama
sinarnya mentari
Nasihat ku selalu terselip di setiap
hembusan angin
Semangat ku untuk mu terus memancar
di sudut ruang belajar mu
Senyum ku selalu mengiringi setiap
langkah kaki mu
Tawa ku selalu mewarnai dunia mu
Rinduku
pada mu mereda dengan sendirinya,
Karena
sejatinya,
aku
selalu berada di samping mu
adek.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar