Sabtu, 22 November 2014

Sejatinya....

Di tengah sejuknya angin malam, bersama rintik hujan menemani
Rinduku pada mu tak terbendung, sedang apakah gerangan kau di sana?
Lima tahun berlalu. detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun
Tanpamu........
Walau mata ini tak pernah melihat senyum mu
Walau hidung ini tak pernah mencium harumnya minyak parfum mu
Walau lisan ini tak pernah mengomeli mu
Walau telinga ini tak pernah mendengar gelak tawa mu
Walau tangan ini tak pernah menggegam mu
Walau kaki ini tak pernah berjalan mengiringi mu

Do’a ku selalu ada di setiap hembusan nafasmu
Harapan ku selalu datang bersama sinarnya mentari
Nasihat ku selalu terselip di setiap hembusan angin
Semangat ku untuk mu terus memancar di sudut ruang belajar mu
Senyum ku selalu mengiringi setiap langkah kaki mu
Tawa ku selalu mewarnai dunia mu
Rinduku pada mu mereda dengan sendirinya,
Karena sejatinya,
aku selalu berada di samping mu
adek.......





Tidak ada komentar: