Rabu, 27 November 2013

Fisika Vs Kedokteran

pertama kali bayang mu jatuh
tepat di fokus hatiku
nyata, tegak, diperbesar
dengan kekuatan lensa maximum

bagai tetes minyak milikan
jatuh di ruang hampa
cintaku lebih besar
dari bilangan avogadro



walau jarak kita bagai
matahari dan pluto
saat aphelium

amplitudo gelombang hatimu
berinterfensi dengan hatiku
seindah gerak harmonik
sempurna tanpa gaya pemulih

bagai kopel gaya dengan
kecepatan angular
yang tak terbatas
(versi Fisika)

maaf jika vulnus ictum et
causa keraguanku
menembus cavum torax
dan bersarang tepat di cardia mu

menciptakan internal bleeding profuse
yang mungkin membunuhmu
menjadikan kolaps semua asa
yang pernah kau semaikan

tapi jika tanda-tanda vital
cinta itu masih positive
selamatkan ia dengan
oksigenasi 2 liter/menit

basahi cinta yang tersisa
dengan cairan infus ringer laktat
teteskan anti koagulan
agar tak terjadi proses
pembekuan
(versi kedokteran)



Sumber:
Majalah Permata

Tidak ada komentar: