kau, . ,bagai sebuah bangunan
yang berdiri kuat
menghadapi setiap musim yang silih berganti
dinginnya air hujan
panas nya energi sang mentari
amukan badai topan, puting beliung
bahkan halilintar menyambar
di balik itu semua
terdapat pondasi yang bersembunyi
enggan menampakkan wujudnya
sekalipun telah di lupakan
menancap kuat. ,.,
bahkan harus 2x lipat lebih kuat
tanpa pondasi, kau runtuh sia-sia
kemegahan mu,
kemewahan mu,
kekuatan mu,
tanpa bekas. , .,
dan AKU. ,. ,
aku ingin menjadi pondasi mu,
tempat mensuplai segala power
yang selalu kau butuhkan
mengiri perjuangan mu
menegakkan agama Allah
di bumi cinta ini.,.,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar